Cahaya

Karena suatu hal dan lain hal
Aku berjalan menyusuri gelapnya hati
Ku tertatih dalah gelap nan pekat
Ku rindu hadirnya cahaya
Berhenti sejenak sambil ku nanarkan mata
Agar terlihat secercah cahaya
Namun tetap saja cahaya hanya bagai fatamorgana
Meski makin terbiasa aku tetap rindukan cahaya
semoga….
Hari berganti hari
Gelapnya hati terus saja enggan berganti
Ku coba satu demi satu resep pembersih hati
Namun cahaya belum juga menghampiri
Katanya hati akan bisa menerima cahaya
Jika hati terus berusaha ke arah cahaya
Bersama gelap yang masih bersama
Kan ku jadikan gelap menjadi cahaya

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: