Inovasi Pembelajaran – Membuat Pikiran Tampak (Making Thinking Visible)

Siswa akan dapat belajar lebih efektif ketika siswa tersebut dapat mengungkapkan pikirannya seperti penetapan tujuan yang akan dicapai, menuliskan tahap-tahap yang dilakukan ketika memecahkan masalah, atau membuat catatan-catatan, atau bisa juga berupa pertanyaan dari siswa. Peserta didik juga dapat mengungkapkan isi pikirannya baik berupa teks, gambar, ilustrasi, suara, ataupun video. Melalui metode ini, guru akan dapat melihat tujuan, konsep, serta kemajuan belajar yang ada di dalam diri siswa. Dengan demikian guru akan dapat memahami kebutuhan belajar dan perkembangan belajar serta hal-hal yang masih kurang dikuasai siswa.

Setelah siswa mengekspresikan isi pikirannya, guru dapat menggunakannya untuk memahami kebutuhan belajar masing- masing, kesulitan yang dialami, ataupun kesalahan persepsi dan kesalahan pemahaman terhadap materi. Kegiatan pembelajaran dapat dilanjutkan dengan meminta siswa membuat poster atau video atau pertunjukan langsung terkait topik yang dipelajari. Selanjutnya, pembelajaran bisa dilanjutkan dengan mendiskusi- kan dengan semua siswa di kelas maya terkait hal-hal yang perlu dilakukan berikutnya. Berbagai perangkat media seperti peta pikiran (mind mapping), tes formatif daring, media sosial seperti Twitter, Youtube, Facebook, blog, wiki, Google docs, Etherpard, Padlet, Menti Meter, Kahoot merupakan contoh berbagai aplikasi yang dapat digunakan untuk mengetahui pikiran peserta didik. Berbagai perangkat tersebut sangat bermanfaat bagi guru dan peserta didik karena bisa menjadi wahana untuk memberikan umpan balik.

Berikut ini contoh beberapa laman aplikasi yang dapat digu- nakan untuk mendukung metode Ekspresi pikiran: https://cmap.ihmc.us/cmaptools/ (aplikasi untuk peta konsep, dapat digunakan gratis); https://etherpad.org/#download (aplikasi online untuk kerja bersama jarak jauh, dapat digunakan gratis); https://versolearning.com/ (alat untuk memfasilitasi critical thinking, collaboration, problem solving, aplikasi berbayar); https://www.nchsoftware.com/prism/download-now.html (tersedia yang tidak berbayar untuk tujuan non comercial, dapat digunakan untuk memahami isi pikiran peserta didik). https://cmap.ihmc.us/cmaptools/ (gratis; aplikasi untuk peta konsep); https://etherpad.org/#download (gratis; aplikasi online untuk kerja bersama jarak jauh); https://versolearning.com/; berbagai aplikasi untuk evaluasi formatif secara online (sebagian gratis, sebagian berbayar): https://www.google.com/forms/about/ (Google form menyediakan secara gratis untuk mengadakan kuis, survei, dan kegunaan lain); https://www.socrative.com/ tautan ini menyediakan layanan untuk membuat kuis secara online, bisa mendaftar gratis untuk menggunakan; https://kahoot.com/ tautan ini menyediakan layanan untuk membuat kuis secara online, bisa mendaftar gratis untuk menggunakan; https://web.seesaw.me/ platforms (Seesaw merupakan tautan yang dapat digunakan peserta didik untuk mengunggah misalnya makalah dan foto serta dapat menyertakan link; dapat digunakan secara gratis); https://nearpod.soft112.com/ (Nearpod merupakan software yang bisa diunduh gratis yang dapat digunakan untuk unggah makalah, slides, foto, 3D, dan lainnya); https://classkick.com/home-frco (Classkick merupakan software yang dapat diunduh atapun digunakan secara daring; software ini dapat digunakan untuk mengunggah materi pelajaran atau laporan pekerjaan peserta didik baik yang berupa teks, gambar, dan bentuk dokumen lain); https://quizizz.com/ (Quizizz dapat digunakan secara gratis untuk mengadakan kuis secara daring); https://www.polleverywhere.com/support/articles/pollev-win/install (Poll Every where merupakan software yang dapat digunakan untuk survei dan dapat disambungkan ke power point, berbayar)

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: