Inovasi Pembelajaran – Pembelajaran dengan Menyatukan Pikiran, Perasaan dan Gerak Tubuh (Embodied Learning)

Embodied learning merupakan pendekatan pedagogi yang melibatkan peranan hubungan tubuh manusia dengan pikiran dan perasaan. Konsep ini pada awalnya berkembang dari proses pembelajaran olahraga dan seni lukis. Sebagai ilustrasi, ketika siswa belajar olahraga, tubuh manusia menyatu dengan pikiran dan perasaan. Demikian pula ketika belajar seni lukis. Pembela- jaran dari olahraga dan seni lukis ini menimbulkan inspirasi bahwa perbaikan kecakapan fisik dari waktu ke waktu semakin memperkuat dan meningkatkan mutu proses pembelajaran. Umpan balik dan perbaikan yang berjalan terus menerus semakin meningkatkan motivasi dan mutu hasil belajar.

Dengan perkembangan kemajuan teknologi digital; teknologi dapat meningkatkan mutu dalam penerapan metode Embodied Learning. Sebagai ilustrasi, teknologi dapat diperankan sebagai pemasok informasi dari gerak tubuh ketika sedang berlatih sepak bola. Melalui sensor yang dipasang pada tubuh pemain yang sedang berlatih maka akan memasok data gerak- gerik tubuh; memberikan data dari waktu ke waktu sehingga olah tubuh seperti akselerasi, tekanan, dan gerakan-gerakan lain pada tubuh dapat ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: