Inovasi Pembelajaran – Pembelajaran Terbalik (Flipped Learning)

Pembelajaran terbalik (flipped learning) atau kelas terbalik (flipped classroom) atau campuran pembelajaran di dalam dan di luar kelas (blended learning inside and outside classroom) merupakan metode pembelajaran kelas tatap muka ataupun pembelajaran dalam jaringan yang mana siswa melihat video, mendengar audio, membaca buku atau lembar kerja ketika di rumah kemudian pada pertemuan tatap muka atau melalui dunia maya atau video conference, guru dan siswa mengadakan interaksi pembelajaran sesuai materi yang telah dipelajari siswa sebelumnya. Dalam pertemuan tatap maya atau melalui video conference guru bisa membagi siswa ke dalam kelompok- kelompok kecil (breakout room) agar sesama siswa dapat saling berbagi pengetahuan; atau bisa juga kelompok-kelompok proyek untuk mempresentasikan hasil belajar kelompoknya melalui dunia maya.

Menurut Flipped Learning Network, ada empat pilar dalam penggunaan metode Flipped Learning:

(1) suasan belajar yang luwes (flexible environment) yaitu kebebasan bagi guru untuk mengatur situasi pembelajaran seperti kebebasan mengatur lingkungan kelas untuk belajar dalam kelompok dan belajar individual, kebebasan waktu dalam mencapai ketuntasan pembelajaran dan kebebasan dalam penilaian;

(2) budaya belajar (learning culture) yaitu peranan utama partisipasi aktif pada peserta didik untuk melakukan eksplorasi isi pelajaran dan diskusi mendalam oleh sesama peserta didik dalam merumuskan atau membangun pengetahuan (knowledge construction) serta melakukan evaluasi oleh mereka sendiri yang dipandang sesuai dan bermakna bagi diri mereka;

(3) isi pelajaran yang terarah (intentional content) yaitu adanya persiapan guru yang memilih topik pembelajaran yang memiliki arah yang jelas sehingga peserta didik dapat melakukan eksplorasi pengetahuan, mendapatkan pembelajaran yang penuh makna, menguasai isi secara mendalam dengan menerapkan prosedur berpikir secara ilmiah;

(4) pendidik profesional (professional educator) yaitu keberadaan guru yang aktif melakukan pengamatan terhadap kegiatan peserta didik, memberikan umpan balik kepada peserta didik, dan melakukan penilaian, menjalin hubungan dengan sesama guru untuk meningkatkan profesionalitasnya, terbuka terhadap kritik ataupun masukan, serta tetap menjadi sumber inspirasi bagi peserta didiknya yang aktif dalam belajar (https://flippedlearning.org).

Berbagai aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran terbalik misalnya: twitter chat, zoom, blogs, vlogs, tik talks, https://serendipstudio.org/oneworld/ (berisi contoh materi dan media serta sebagai wadah komunitas berbagi pengetahuan) . https://www.screencastify.com/ (laman untuk pembuatan video, lebih dari 12 juta pengguna, gratis bila durasi rekaman 5 menit, berbayar jika durasi rekaman lebih dari 5 menit), https://screencast-o-matic.com/ (aplikasi untuk rekaman video, bisa diunggah ke youtube atau google classroom, tersedia yang tidak berbayar dan berbayar), https://www.techsmith.com/ (aplikasi untuk pembuatan video dan berbagai variasi; berbayar). Guru atau peserta didik juga dapat mendaftar dan menggunakan untuk membuat video secara gratis pada tautan: https://perusall.com/; https://www.easymakevideo.com/download.html (Easy Video Maker for PC untuk edit video, dapat diunduh gratis); https://icecreamapps.com/Video-editor/ (Icecream video editor for PC untuk Window dapat diunduh gratis); https://vlc.onl/download/ (VLC media palyer for PC untuk memutar video, dapat diunduh secara gratis); https://video-editor-free.en.softonic.com/?ex=NB-7.0 (Video editor untuk Window, dapat diunduh gratis); https://vsdc-free-video-editor.en.softonic.com/?ex=NB-7.0 (VSDC editor video untuk Window, dapat digunakan gratis); https://avidemux.en.softonic.com/?ex=NB-7.0 (Avidemux editor video untuk Window, dapat digunakan gratis); https://screen-recorder-pro-2.en.softonic.com/?ex=NB-7.0 (Screen recorder Pro untuk Window dapat untuk rekam dari layar presentasi, dapat digunakan gratis); https://lightworks.en.softonic.com/download (Lightworks merupakan aplikasi untuk Window untuk edit video, dapat digunakan gratis).

Sumber : Mengajar Generasi Z

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: