Inovasi Pembelajaran – Pemikiran Komputasi (Computational Thinking)

Pemikiran Komputasi dalam pemecahan masalah dapat diterapkan dalam pembelajaran. Pemikiran Komputasi menggunakan konsep dekomposisi (decomposition), mengidentifikasi dan merumuskan pola (pattern recognition), mengesampingkan hal-hal yang tidak perlu (abstraction), menentukan arah pemecahan masalah (algorithms), menyaring dan menentukan berbagai kegiatan yang terbaik (debugging).

Penggunaan metode ini dilaksanakan dengan merumuskan pemecahan masalah besar ke dalam sub-sub masalah yang lebih kecil (decomposistion); mengenali hubungan antara sub-sub masa- lah dengan pemecahan masalah yang sudah dapat dilakukan di masa sebelumnya (pattern recognition), langkah berikutnya mengadakan abstrasksi yaitu menghilangkan hal-hal detail yang tidak perlu (abstraction), kemudian melakukan identifikasi dan pengembangan tahap-tahap kegiatan yang diperlukan untuk memecahkan masalah (algorithms), dan menyaring kembali berbagai langkah yang dinilai tidak perlu sehingga betul-betul merupakan langkah prioritas yang paling efektif dan efisien. Berpikir komputasional dapat melatih siswa mengenali, memetakan situasi yang memiliki keterkaitan dengan usahan pemecahan masalah sebelumnya, dan mencari solusi masalah yang terbaik sehingga permasalahan dapat dipecahkan secara efektif dan efisien. Dengan demikian siswa dilatih memecahkan permasalah yang bersifat kompleks.

Berikut ini contoh laman di internet yang menggunakan konsep berpikir komputasi dalam pembelajaran: https://scratch.mit.edu/ (laman yang dikembangkan Massachusset Institute of Technology ini dapat diakses dan digunakan online secara gratis untuk melatih kemampuan berpikir komputasi bagi anak usia dini dan anak-anak SD); https://www.python.org/downloads/ (pemrograman Python untuk kelas 3-8; dapat diunduh gratis); https://www.iste.org/ (laman International Society for Technology in Education merupakan wadah untuk pengembangan profesi guru di bidang teknologi pendidikan; di antaranya termasuk dalam peningkatan kompetensi di bidang Berpikir Komputasi seperti pada laman: https://www.iste.org/learn/iste-u/computational-thinking).

Berikut ini contoh tampilan latihan berpikir komputasi bagi anak-anak. Gambar 3.12 menunjukkan contoh kegiatan proyek Berpikir Komputasi bagi anak-anak berupa latihan membuat cerita, permainan, animasi yang dikembangkan Massachuset Institute Technology (MIT); Gambar 3.13 contoh kegiatan Berpi- kir Komputasi yang dikembangkan International Society for Technology in Education (ISTE)

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: