Siklus Sensasi Teknologi

Gartner (2018) memperkenalkan konsep Siklus Sensasi (Hype Cycles) yang menjelaskan grafik perkembangan teknologi. Dengan memperhatikan Siklus Sensasi dapat diketahui posisi suatu teknologi. Dengan mengetahui posisi teknologi maka akan dapat menyikapi teknologi yang berkembang sehingga dapat mengantisipasi tren teknologi yang akan berkembang, dampak positif atau negatif yang akan ditimbulkan dan sikap proaktif antisipatif dalam memanfaatkan segi positif teknologi. Siklus Sensasi (Hype Cycles) tersebut sebagaimana pada Gambar 1.3

Gartner (2018) membagi siklus sensasi teknologi menjadi lima fase sebagai berikut.

a. Picu inovasi (Innovation trigger): terobosan teknologi baru mulai muncul. Media masa memberitakan. Kadang-kadang teknologi tersebut belum dapat diketahui apakah akan sukses atau gagal perkembangannya.

b. Harapan yang memuncak (Peak of inflated expectations): Produk-produk dengan teknologi baru mulai terpublikasi, seringkali dibarengi dengan kisah sukses atau sebaliknya.

c. Palung kekecewaan (Trough of disillusionment): Minat menu- run ketika penerapan teknologi ternyata tidak memenuhi harapan

d. Tanjakan pencerahan (Slope of enlightenment): Contoh-contoh kesuksesan dari penerapan teknologi bermunculan. Masyarakat mulai memahami manfaat dari teknologi baru yang sedang berkembang. Berbagai uji coba penerapan di berbagai sektor mulai tumbuh. Teknologi turunan atau generasi ke 2 dan ke 3 mulai berkembang.

e. Masa produktivitas (Plateau of productivity): Penggunaan teknologi mulai berkembang pesat dan menjadi tren dalam kehidupan masyarakat. Kriteria kekuatan penyedia teknologi dapat diketahui dengan jelas oleh masyarakat.

Teknologi dirasakan bermanfaat oleh masyarakat dan masyarakat merasa tidak rugi berinvestasi dalam teknologi tersebut. Gartner (2018) memetakan lebih dari 2.000 teknologi ke dalam 35 jenis teknologi baru yang diletakkan pada grafik Siklus Sensasi (Hype Cycles). Gambar 1.4 berikut ini menampilkan jenis- jenis dari 35 teknologi tersebut. Adapun contoh dari masing-masing jenis teknologi baru sebagaimana tertera pada Gambar 1.5

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: