Inovasi Pembelajaran – Pengajaran Adaptif (Adaptive Teaching)

Masing-masing siswa belajar sesuai dengan gaya dan kecepatan belajarnya sehingga siswa belajar dengan cara yang berbeda-beda dan waktu yang dibutuhkan untuk menguasai materi juga berbeda-beda. Selain itu, berbagai faktor seperti pengetahuan penyerta, kemampuan, pengalaman hidup, dan motivasi masing-masing siswa bervariasi. Karena itu diperlukan pengajaran yang bisa mengakomodasi variasi individual tersebut. Gagasan pengajaran adaptif (adaptive teaching) […]

Inovasi Pembelajaran – Pembelajaran dengan Menyatukan Pikiran, Perasaan dan Gerak Tubuh (Embodied Learning)

Embodied learning merupakan pendekatan pedagogi yang melibatkan peranan hubungan tubuh manusia dengan pikiran dan perasaan. Konsep ini pada awalnya berkembang dari proses pembelajaran olahraga dan seni lukis. Sebagai ilustrasi, ketika siswa belajar olahraga, tubuh manusia menyatu dengan pikiran dan perasaan. Demikian pula ketika belajar seni lukis. Pembela- jaran dari olahraga dan seni lukis ini menimbulkan […]

Inovasi Pembelajaran – Pemikiran Komputasi (Computational Thinking)

Pemikiran Komputasi dalam pemecahan masalah dapat diterapkan dalam pembelajaran. Pemikiran Komputasi menggunakan konsep dekomposisi (decomposition), mengidentifikasi dan merumuskan pola (pattern recognition), mengesampingkan hal-hal yang tidak perlu (abstraction), menentukan arah pemecahan masalah (algorithms), menyaring dan menentukan berbagai kegiatan yang terbaik (debugging). Penggunaan metode ini dilaksanakan dengan merumuskan pemecahan masalah besar ke dalam sub-sub masalah yang lebih […]

Inovasi Pembelajaran – Pembelajaran Konteks (Contextual Learning)

Konteks merupakan situasi lingkungan yang melatarbelakangi munculnya suatu kejadian ataupun gagasan. Metode pembelajaran berdasar konteks memungkinkan siswa dengan mengaitkan antara tempat, kejadian, dan pengalaman. Siswa mengaitkan dan meresapi informasi baru terkait tempat dan waktu kejadiannya dengan hal-hal yang sudah diketahui. Dengan demikian siswa akan dapat melaksanakan proses pemahaman dan menghubung-hubungkan relevansinya dengan pengetahuan yang sudah […]

Inovasi Pembelajaran – Belajar Melalui Argumentasi (Learning Through Argumentation)

Kemampuan berargumen akan dapat membantu siswa dalam menghadapi pendapat yang berbeda-beda; dapat melatih siswa mengemukakan gagasannya kepada orang lain; serta berlatih menyaring pendapat. Dengan memiliki kemampuan berargumen, siswa akan memiliki kemampuan bekerja sama karena siswa dapat menyaring pendapat sehingga akan dapat ditemukan gagasan yang jernih. Untuk menerapkan metode ini guru dapat menciptakan lingkungan belajar dengan […]

Inovasi Pembelajaran – Laboratorium Maya (Virtual Labaratory)

Laboratorium dapat memberi pengalaman langsung kepada peserta didik tentang penggunaan pengetahuan, alat, dan teknik sesuai keadaan nyata di lapangan. Berbagai keuntungan dapat diperoleh dengan belajar melalui laboratorium yaitu dapat mengembangkan keterampilan motorik dalam penggunaan ilmu, teknik, alat, atau media; memberi kesempatan peserta didik untuk memahami kelebihan, keterbatasan eksperimen di laboratorium dibandingkan dengan keadaan di dunia […]

Inovasi Pembelajaran – Membuat Pikiran Tampak (Making Thinking Visible)

Siswa akan dapat belajar lebih efektif ketika siswa tersebut dapat mengungkapkan pikirannya seperti penetapan tujuan yang akan dicapai, menuliskan tahap-tahap yang dilakukan ketika memecahkan masalah, atau membuat catatan-catatan, atau bisa juga berupa pertanyaan dari siswa. Peserta didik juga dapat mengungkapkan isi pikirannya baik berupa teks, gambar, ilustrasi, suara, ataupun video. Melalui metode ini, guru akan […]

Inovasi Pembelajaran – Mengevaluasi Informasi (Evaluating Information)

Metode mengevaluasi informasi membuka wawasan peserta didik bahwa pengetahuan bersifat kompleks dan memiliki sudut pandang yang beragam, berasal dari berbagai sumber, serta berkembang dari waktu ke waktu. Siswa juga berlatih memberikan apresiasi bahwa suatu sumber dapat menjelaskan lebih jelas atau lebih baik dibanding yang lain serta berlatih membedakan antara argumen yang disampaikan dengan baik (good […]

Inovasi Pembelajaran – Belajar Mempelajari (Learning to learn)

Belajar mempelajari (learning to learn) merupakan metode pembelajaran untuk mengantarkan siswa mampu belajar mandiri dan memiliki kebiasaan belajar sesuai minat yang dipelajari. Siswa menetapkan hal yang diminati untuk dipelajari, menetap- kan tujuan yang ingin dicapai, mencari sumber daya yang diperlukan (termasuk mencari narasumber atau mentor atau maestro, atau orang yang dipandang menguasai), menentukan strategi belajar […]

Inovasi Pembelajaran – Mengajar Balik (Teachback)

Mengajar-balik (teachback) yaitu belajar dengan cara menjelaskan hal-hal yang telah diajarkan. Metode ini bisa menjadi cara untuk mengetahui pemahaman yang telah dimiliki peserta didik. Metode pembelajaran teachback dilaksanakan dengan proses: guru memberikan penjelasan secara sistematis tentang suatu topik melalui rekaman video atau audio atau berupa teks. Kemudian setelah siswa mempelajari, siswa tersebut diminta menjelaskan ulang […]

Kembali ke Atas